Sabtu, 30 Januari 2010 07.34
Into the World
Ini dia kehidupan anak SMA. Liburan hanya liburan. Ini dia kehidupan anak perempuan tanpa pembantu. Katakan, apa itu bangun siang?
"RENIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!"Itu...berisik, tahu tidak?
"ARI MANEH NYA PAGAWEAN TEH SARE WEH. HUDANG! HUDANG! SOLAT SUBUUUUUUH!"1"HNGIYAAAAAAAA!" ada pintu yang digedor dengan keras, lalu dibuka dengan paksa oleh tangan seorang ibu yang ternyata sekuat Hercules. Dilanjutkan dengan selimut yang disingkap dengan kasar dari atas tubuh seorang gadis dengan piyama bergambar pisangnya. Ada mata yang melotot, kemudian tubuh yang menggeliat. Sekali kerjap pun ia sudah tahu, memejamkan matanya yang masih berat untuk kedua kali merupakan ide yang amat sangat buruk. Ancamannya diusir dari rumah, tahu? Sebagai anak, ia hanya menumpang tinggal. Diberi kamar pun sudah untung, katanya. Keterlaluan namanya kalau merawat pun ogah-ogahan. Ia tahu tak ada yang bisa dilakukannya, jadi ia membalikkan tubuhnya hingga terlentang.
"Tong sare deui maneh! Tugas sasapu engke si Rika nu ngepel,"2Namanya Reni, si gadis berambut hitam itu. Mengerjapkan matanya yang hampir minus empat sekedar untuk mengumpulkan kesadaran. Menghitung berapa waktu yang dibutuhkan sampai garis-garis lurus langit-langit yang saling bersinggungan perlahan nyata, lalu bangkit, berjalan menyeret langkah ke kamar mandi yang tak jauh dari kamar si gadis. Membuka satu keran, dengan syahdu (dan masih ngantuk) ia kemudian membasuh tangan dan mulai berkumur...
...
...bismika Allahumma ahya wabismika amut.
3Sayang seribu sayang. Ucapan orang tua dengan bandelnya masuk dari kuping kanan dan keluar dari yang kiri. Setelah selesai shalat subuh dengan express, dan menyapu seluruh penjuru rumah sekedarnya, ia kembali melangkah jumawa menuju kamar. Sadar kedua orang tua sudah pergi bekerja, meski ini masih pagi, apa sih salahnya kalau tidur lagi? Lalu ada tubuh yang terhempas, dan selimut yang menggulung tubuh. Salamnya—bangunkan ia selepas dzuhur, my man.
...
Tapi bukan sekarang, apa-apaan ini?!
Ada yang basah-basah netes ke hidungnya, Demi Merlin! Ia mengerjap-ngerjap matanya lagi, entah untuk keberapa kali hari ini, padahal pagi belum menyentuh siang. Masih ia rasakan lembap di permukaan kulitnya, selimut hangat ternyata sama sekali tak berpengaruh. Pikirnya, Oh, kamar lagi-lagi bocor—musim hujan memang selalu membuat kasurnya banjir jika sedang deras-derasnya. Dan mungkin ia tidur terlalu pinggir, sampai-sampai tetesan itu jatuh ke hidungnya. Ah, apapun lah. Yang pasti tetesan-hujan sialan itu telah berhasil membuatnya kembali terjaga, dan apapun itu yang membuat punggungnya tak lagi nyaman, selamat, ia kesal.
Tapi apapun yang terjadi tidur harus tetap dilanjutkan dong ya. Misinya sekarang adalah untuk pindah ke kamar sebrang dan melanjutkan tidur sementara adik sibuk dengan lap pel. Lalu bangun siang, menyalakan laptop—ah, adakah liburan yang lebih indah dari ini? Tapi rasa sakit aneh lagi-lagi menggesek punggungnya yang padahal berada di atas kasur, membuat kegiatan menggeliat-bangun-tidurnya terhenti, mengeluh, kemudian bangun.
Dan kaget. HEH, KOK IA JADI BERSANDAR DI BATANG POHON SIH?!
Matanya yang menyipit kini melotot tak percaya, di sekitarnya rumput-rumput basah menghampar sebagai alas. Kaget, ia lalu bangun dan menepuk-nepuk pakaiannya pelan, tambah kaget ketika piyama-pisangnya berubah jadi rok selutut dan jubah hitam...
...loh kok? LOH KOK PAKAIANNYA JADI BEGINI?!
Menyita keterkejutannya, beberapa suara membuat gadis itu menoleh. Ia menyipitkan matanya yang dengan ajaibnya mendadak normal, mendekati beberapa sosok yang ia sendiri tak tahu kenapa rasanya-ia-kenal. Itu kan...
(titik dua, strip, tanda tanya)
...mbak, ini beneran chara-chara di IH? (mencari hp untuk sms mbak lian, tapi tak ketemu di mana-mana—RUMPUT SEMUA OH MY GOD!)
"Atos atos... tokona bade tutup. Emangna bade uih,"4 ujarnya iseng, lalu senyum-senyum nista. Sadar apa yang terjadi ketika orang-orang saling menyapa dengan sapaan yang ia kenal, ia tahu ini di mana. Ia paham mereka siapa.
(evilsmirk)
1 Kamu ya kerjaan tidur terus. Bangun! Bangun! Shalat subuh!
2 Jangan tidur lagi kamu! Tugas nyapi nanti si Rika yang ngepel!
3 doa sebelum tidur.
4 Udah-udah, tokonya mau tutup. Emangnya mau pulang.