Selasa, 13 Juli 2010 01.08
The Cure
13
Once upon a time...Hei, pernah dengar cerita tentang Aurora? Si putri-pirang dari negeri antah berantah yang ketika lahir diberkati peri-peri oleh kecantikan, kebaikan, dan kelembutan? Yang ketika lahir pestanya begitu megah... yang kemudian membuat seorang penyihir jahat iri karena dia tak diundang dalam kemegahan pesta seribu satu malam. Yang membuat gadis itu, sangat kontras dengan semua anugerah yang telah didapatkannya, mendapat kutukan tertidur selamanya di ulang tahunnya yang ke delapan belas. Yang kemudian diselamatkan oleh pangeran berkuda putih sebelum hidup bahagia selamanya... Yang hanya ada di dongeng-dongeng pengantar tidur, dengan 'yang-yang' lebih banyak lagi, menjadi impian setiap gadis karena pangeran mereka begitu tampan. Karena penderitaan sang putri hanya tertusuk jarum dan tertidur lalu membangunkannya untuk hidup kembali dalam pernikahan dalam istana.
Kau tahu?
Yang tubuhnya takkan membengkak dan meskipun kesadarannya bisa disamakan dengan orang mati, dia takkan merasakan sakitnya sekarat seolah jiwamu dihisap perlahan melalui sebuah celah kecil sebesar kapiler. Yang sayangnya tak terjadi pada seorang Charlotte Demelza Ryan karena kini, alih-alih tertidur karena kutukan nenek sihir iri delapan belas tahun lalu, tubuhnya tergolek oleh karena gigitan seekor lalat dari pedalaman Afrika yang bahkan ia sendiri tak tahu di sebelah mana Inggris.
Charlotte masih ingat waktu terakhir ia menjejak tanah adalah ketika malam kencannya dengan dua bocah di atas menara. Sesuatu menyengat kulit kepalanya dan membuat tubuhnya sakit... aliran darah gadis itu jadi menusuk dan beberapa saat kemudian segalanya jadi aneh. Seperti... ada yang menariknya ke dunia lain yang benar-benar asing. Semua melebur dan sejauh tangannya menjangkau hanya udara kosong yang bisa ia raih. Yang Charlotte tahu hanya segalanya jadi gelap. Seperti kelopak matanya ditarik dan direkat begitu kuat, sekelilingnya jadi tembok gelap tanpa batas. Tanpa ujung... tanpa cahaya... yang membuatnya benar-benar ingin berlari meski kenyataannya tangan dan kakinya tak mengizinkan ia beranjak sedikit pun dari tempatnya berdiri (atau duduk? Atau tertidur?)
Rasanya Charlotte bisa terbang, namun tak punya sayap. Benar-benar aneh... Beberapa kali suara-suara asing memanggilnya dengan 'Charlotta', nama gadis itu di 'kehidupan nyata'. Membuatnya bingung dan benar-benar ingin bangun untuk sekedar membalas... tapi sadar tak ada yang bisa dilakukannya. Hanya kernyitan dan desahan pelan yang benar-benar terasa nyata baginya yang begitu kebingungan...
"Charlotta... Bontade."...juga suara yang baru saja dikenalnya. Yang entah mengapa seperti seseorang yang begitu ia ingat. Suara itu...
"
Gabriele?"
- Thread ini khusus untuk orang-orang yang menjadi korban Lalat Tse-tse... beserta pelayat mereka yang baik hati.
- Timeline: sejak serangan dimulai sampai Liburan Musim Panas berakhir, terserah kalian.
- Para korban diharapkan menulis nomor bilik mereka di awal post. Timeline: Ruangan besar dengan banyak kasur dan sekat-sekat seperti di Hospital Wing.
- Korban lalat tsetse
dilarang membuat thread sendiri. Silahkan kumpul di sini semua.