Minggu, 29 November 2009 03.55
The Tale of Macturian / I
Nama : Galia Alderwood
Status : Putri Negara Tetangga (Alderwood)
Umur : 15 tahun
Keterangan : Nyasar
Ini bukan kisah tentang mimpi biasa...
(alunan suara gamelan)
Bahkan dari semua mimpi terliar yang pernah meluncur di benak-benak setiap manusia dalam tidur, mimpi yang ini jauuuuuuh lebih liar. Sangat-sangat-sangat liar...
(suara gong berbunyi)
BMB—
Bukan Mimpi Biasa.
(desau angin)
Ia memang bukan pemeran utama dalam cerita—hanya pemeran pembantu yang sekedar lewat ketika pemeran utama sedang tak sengaja memecahkan gelas mahal sambil memegang telepon dan ternganga, atau orang lewat yang kebetulan menunjuk-nunjuk sambil panik ketika pemeran utama bersimbah darah tertabrak kereta. Ia tak memegang secuil pun peranan penting dalam alur—hadir maupun tidak, tak ada bedanya bagi para penonton karena mereka takkan sadar. Ia bukan Romeo maupun Juliet yang kematiannya dibanjiri air mata dan isak tangis, juga bukan Rose dan Jack yang membentangkan tangan di geladak kapal sambil menikmati semilir angin dengan penuh cinta sebelum maut memisahkan mereka; ia hanya Galia, si putri kecil negeri tetangga yang bergumul di antara sekian ribu pelayat yang memenuhi balairung kastil Macturian.
Ia tidak sedang berleha-leha di singgasana dikipasi kipas bulu oleh para dayang dan disuapi anggur oleh lelaki-lelaki macho. Tidak juga sedang menunduk di tengah hujan dan dipayungi dari belakang oleh lelaki tampan. Ia sedang kepanasan. Ia sedang sesak nafas. Dan ia sedang terombang-ambing dalam barisan oleh om-om berkeringat bau yang jenggotnya seperti sarang burung walet. DEMI KAOS KAKI-KAOS KAKI YANG MENJADI KOMODITI UTAMA ALDERWOOD—tidakkah mereka menyediakan barisan khusus wanita?
Ladies line, atau apapun itu yang bisa membebaskannya dari antrian panjang para pelayat ini.
Gaunnya lecek, rambutnya lepek, dan tangan yang memegang kotaknya sudah terkulai layu. Ia lemas, Galia capek, dan sepertinya akan lebih baik jika sekarang ia pura-pura pingsan dan menunggu lengan-lengan kekar para pengawal menggotongnya keluar barisan.
8Q
Apa ia akan dibawa ke kamar yang bagus dengan kelambu tipis yang berdesir-desir tertiup angin? Atau singgasana kecil di dalam gazebo di atas kolam renang? Apa ia akan diantar kembali ke kerajaannya memakai tandu yang diangkat pengawal-pengawal kekar berotot keren? Atau—
"—Putri Galia dari Alderwood, silahkan mengucapkan belasungkawa Anda,"—seseorang, tolong sadarkan Galia dari lamunannya yang melantur!
Melangkah memasuki Aula Besar tempat hampir seluruh anggota keluarga Macturian berkumpul, manik coklat terangnya membelalak lebar dengan wajah menengadah ke angkasa. Ia...
bingung.
Psssstttttt....... singgggggggggggg....... dhuarrr! DHUAR!Selamat... ulang tahun Gale? Selamat... ulang tahun? LOH KOK ULANG TAHUN?!
"Permisi..." (melambaikan tangan) "Ini... acara layatannya Kaisar Macturian yang katanya mati itu ya?" ia tersenyum masam pada siapapun yang ada di ruangan, berharap seseorang menggubrisnya dan bilang kalau ia tidak salah tempat.
Ngomong-ngomong, isi kotaknya kaos kaki hitam dengan rajutan 'Turut Berduka Cita' lho... asli Alderwood. Tapi—apa cocok dihadiahkan jika ini pesta ulang tahun? Dan kartu ucapan didalamnya...
'Selamat menempuh hidup baru'Glek.